Pelatihan > Pedagogi Mipa Berorientasi Higher Order Thinking School (HOTS)


RASIONAL
Globalisasi dan kehadiran teknologi dalam berbagai aspek kehidupan menuntut kualitas sumber daya manusia yang unggul. Oleh sebab itu peningkatan kapasitas lembaga-lembaga pendidikan perlu secara dilakukan secara berkelanjutan, khususnya dalam menyediakan program pendidikan yang unggul. Guru merupakan salah satu faktor utama yang menopang implementasi program pendidikan yang unggul, sehingga peningkatan profesionalitas guru secara berkelanjutan menjadi langkah strategik bagi lembaga pendidikan dalam menyediakan layanan pendidikan yang unggul bagi peserta didiknya.
Semakin pentingya teknologi berbasis sains untuk menopang industrialisasi di Indonesia menuntut kualitas SDM yang unggul dalam bidang sains dan teknologi. Oleh sebab itu lembaga pendidikan formal di Indonesia perlu memiliki kapasitas yang memadai untuk melahirkan SDM yang unggul untuk tujuan pengembangan dan pengoperasian teknologi berbasis sains. Dalam konteks ini perhatian terhadap keunggulan pendidikan MIPA di semua jenjang pendidikan perlu memperoleh perhatian yang lebih besar. Dalam konteks kecanggihan teknologi yang hadir yang menopang industrialisasi di Indonesia, program pendidikan MIPA pada jenjang pendidikan menengah yang dilaksanakan perlu lebih mengutamakan keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills) yang bercirikan keterampilan mengaplikasi, menganalisis, mengevaluasi, serta menciptakan, alih-alih keterampilan berpikir tingkat rendah (Low Order Thinking) yang menekankan keterampilan mengingat dan memahami saja.

TUJUAN
Program pelatihan guru yang dilaksanakan bertujuan untuk:
1. Meningkatnya pemahaman guru tentang aspek teori dan praktik tentang pembelajaran keterampilan berpikir tingkat tinggi dalam pendidikan MIPA;
2. Meningkatnya kemampuan professional guru MIPA dalam mengembangkan silabus mata pelajaran MIPA yang berorientasi HOT beserta satu model RPP untuk melaksanakan silabis tersebut.
3. Meningkatnya kemampuan guru melaksanakan pempelajaran MIPA berorientasi keterampilan berpikir tingkat tinggi dalam kelas dan laboratorium, termasuk penilainnya.
4. Meningkatnya kemampuan guru dalam mengembangkan program penelitian siswa dalam bidang MIPA yang sesuai dengan taraf pengetahuan siswa, kondisi lab sekolah, dan masalah dalam lingkungan sekitar.

SASARAN

Sasaran dari program pelatihan professional guru MIPA ini guru-guru mata pelajaran matematika, biologi, fisika, dan kimia.

KOMPONEN PELATIHAN
Pelatihan mencakup kegiatan-kegiatan:
1.Ceramah pakar:
a.Pembelajaran dan riset Matematika dan Ilmu pengetahuan Alamuntuk siswa sekolah menengah atas.
b.Implementasi pembelajaran Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam berorientasi berpikir tingkat tinggi.
c.Teknik bertanya dalam pembelajaran Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam berorientasi berpikir tingkat tinggi.
d.Praktikum Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam berorientasi berpikir tingkat tinggi
e.Lesson study
2.Workshop
a.Pengembangan silabus mata pelajaran Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam berorientasi keterampilan berpikir tingkat tinggi
b.Pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam berorientasi berpikir tingkat tinggi
c.Persiapan dan pelaksanaan lesson study (perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi)
d.Pengembangan program riset Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
e.Pengembangan desain penelitian tindakan kelas (PTK) guru Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

3.Kerja Mandiri
a.Menyempurnakan silabus dan RPP mata pelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alamberorientasi berpikir tingkat tinggi
b.Menyempurnakan RPP untuk dalam rangka Lesson Study
c.Penyempurnaan program jangkan panjang riset siswa dalam Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
d.Penyempurnaan desain PTK guru Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
4.Diskusi
a.Diskusi umum tentang silabus dan RPP berorientasi berpikir tingkat tinggi
b.Diskusi umum tentang program riset siswa
c.Diskusi umum tentang desain PTK guru

HASIL YANG DIHARAPKAN
1.Silabus mata-mata pelajaran matematika dan IPA yang berorientasi pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS).
2.Model RPP mata-mata pelajaran matematika dan IPA untuk melaksanakan silabus yang telah disusun.
3.Jurnal pelaksanaan lesson study MIPA.
4.Program tiga tahun penelitian siswa dalam bidang MIPA.
5.Desain PTK dalam bidang pembelajaran MIPA berorientasi HOTS.

DAMPAK YANG DIHARAPKAN
Dampak yang diharapkan dari pembelajaran MIPA di sekolah oleh guru-guru MIPA yang telah dilatih adalah:

1.Terwujudnya Silabus dan RPP lengkap untuk mata pelajaran matematika dan IPA berorientasi HOTS.
2.Terealisasinya secara berkelanjutan pembelajaran MIPA berorientasi HOTS.
3.Terwujudnya riset-riset MIPA siswa yang berpotensi memenangkan lomba-lomba penelitian siswa di tingkat provinsi, nasional dan internasional.
4.Terlaksananya penelitian tindakan kelas guru-guru MIPA yang efektif bagi peningkatan mutu pembelajaran secara berkelanjutan.
5.Terwujudnya iklim akademik yang kondusif dalam komunitas guru dan siswa.
6.Program pendidikan di sekolah yang dapat menjadi rujukan bagi sekolah-sekolah lain.

Center for Professional Development of Mathematics,Sciences, and Information Technology Education (CPD-MSITE) Meningkatkan Profesionalisme Guru dan Dosen serta Profesionalisme Laboran dan Teknisi

© 2014 Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam - UPI

Follow us on